Kantongi SK Bupati Pangkep, Program Mangrove KALLA Naik Status Jadi Kawasan Konservasi
RAKYAT.NEWS, PANGKEP – Program Corporate Social Responsibility (CSR) KALLA bertajuk Aksi Mangrove Lestari di Kelurahan Tekolabbua, Kabupaten Pangkep, resmi ditetapkan sebagai kawasan konservasi mangrove pesisir.
Penetapan tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lologau, yang semakin memperkuat peran KALLA dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.
Penetapan kawasan konservasi tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Pangkep Nomor 1059 Tahun 2025 tentang Penetapan Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Pesisir Kabupaten Pangkep. SK ini ditandatangani pada 17 November 2025 dan secara resmi diserahkan kepada KALLA pada Januari 2026.
Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa kawasan konservasi mangrove yang ditetapkan meliputi lokasi pencadangan mangrove seluas 83 hektare dan lokasi penanaman mangrove seluas 24 hektare.
Pengelolaan kawasan konservasi ini ditetapkan berada di bawah Kelompok Tani Nelayan Sejahtera, dengan pendampingan dan dukungan berkelanjutan dari KALLA.
Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, menyampaikan bahwa program Aksi Mangrove Lestari telah berjalan selama lima tahun sejak 2022.
Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman mangrove, tetapi juga mencakup pembangunan pusat edukasi dan pembibitan mangrove bagi kelompok nelayan setempat.
Menurut Nadya, pusat pembibitan mangrove yang dibangun melalui program CSR KALLA mampu memproduksi hingga 100.000 bibit mangrove setiap tahunnya. Bibit tersebut dimanfaatkan untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati Pangkep atas terbitnya SK Penetapan Kawasan Konservasi Mangrove Pesisir Pangkajene. Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi program Aksi Mangrove Lestari KALLA dengan visi Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam menjaga lingkungan dan ekosistem pesisir secara berkelanjutan,” ujar Nadya.








Tinggalkan Balasan