RAKYAT NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung kebijakan nasional Transformasi Digital dan Satu Data Indonesia melalui Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI di Hotel Claro Makassar, Kamis (7/8/2025).

Rapat ini dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, termasuk perwakilan Bappeda, Dinas Kominfo, serta Kepala BPS dari berbagai daerah. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman.

Dalam sambutannya, Jufri menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Pemprov Sulsel telah membangun fondasi kelembagaan dan regulasi untuk mendukung transformasi digital di daerah.

“Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Satu Data Sulsel serta Keputusan Gubernur Nomor 1740/VII/2021 tentang Penetapan Forum Satu Data menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital dan kebijakan Satu Data Indonesia merupakan bagian integral dari reformasi birokrasi dan strategi nasional menuju tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Rapat ini turut menghadirkan empat narasumber dari lembaga strategis nasional. Direktur Data dan Pembangunan Pemerintah Digital Bappenas, Dini Maghfira, menekankan pentingnya Satu Data Indonesia sebagai landasan perencanaan pembangunan nasional berbasis digital.

Direktur Aplikasi Pemerintah Digital dari Kementerian Kominfo, Yessi Arnaz Ferari, membahas integrasi aplikasi pemerintahan serta pemanfaatan teknologi dalam digitalisasi birokrasi. Adapun aspek keamanan data menjadi fokus utama dalam sesi lainnya.

Direktur Strategi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kemkominfo, Mochtarul Huda, menegaskan bahwa keamanan siber tak hanya soal teknologi, tapi juga membutuhkan prosedur yang matang dan literasi SDM yang kuat.