TP PKK Sulsel Perkuat Kepemimpinan Lewat Pelatihan “Leadership with Heart”
RAKYAT NEWS, MAKASSAR — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas (Capacity Building) bertajuk “Leadership with Heart: Kecakapan Memimpin dan Berkomunikasi bagi Ibu-Ibu PKK”.
Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus PKK di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang berfokus pada kepemimpinan dan komunikasi ini diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Aula Asta Cita, Jalan Sungai Tangka, Makassar.
Acara ini diikuti oleh pengurus TP PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ny. Naoemi Octarina Sudirman, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan para pengurus PKK.
Menurutnya, perempuan sebagai motor penggerak keluarga memiliki peran sentral dan penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi kepengurusan menjadi kebutuhan yang sangat krusial.
Kegiatan Leadership with Heart: Kecakapan Memimpin dan Berkomunikasi ini bertujuan memberikan pengetahuan, kecakapan, serta keterampilan dasar dalam kepemimpinan dan komunikasi bagi para pengurus—khususnya yang baru.
Dengan pemahaman yang baik mengenai struktur organisasi, mekanisme kerja, hingga etika dalam PKK, diharapkan koordinasi, kolaborasi, dan pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan selaras mulai dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan.
Lebih lanjut, kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan karakter kepemimpinan yang berorientasi pada empati, kebersamaan, dan keberlanjutan.
Melalui peningkatan kapasitas yang terencana, para pengurus diharapkan mampu menghadirkan program-program PKK yang inovatif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi secara menyeluruh, sekaligus mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat di Sulawesi Selatan.








Tinggalkan Balasan