RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Konsentrasi pelayanan dan profesionalisme penyelenggaraan haji dan umrah di Sulawesi Selatan memasuki babak baru setelah Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan (Kemenhaj Sulsel) dipimpin secara definitif oleh Ikbal Ismail.

Pelantikan dilakukan sehari sebelum akhir November 2025 di Masjid Kementerian Agama RI, dan seremoni ini menjadi momentum penting bagi Kemenhaj untuk mematangkan persiapan tahun haji 1447 H/2026 M.

Rekam Jejak dan Pengalaman

Ikbal Ismail bukanlah wajah baru dalam dunia perhajian. Kariernya dimulai sebagai pelaksana di bidang Haji dan Umrah, kemudian menjabat Kasubag TU di UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, Kepala UPT Asrama Haji hingga Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kanwil Kementerian Agama Sulsel.

Reputasinya diperkuat dengan dua periode dipercaya sebagai Kepala Sektor 3 di Makkah, menangani jamaah Indonesia. Karena itu, penunjukkannya sebagai Kakanwil baru dianggap tepat dan mendapat kepercayaan kuat dari pemerintah pusat.

Tantangan Baru — Persiapan Haji 2026

Pada hari pertamanya menjabat, Ikbal langsung terjun dalam rangkaian persiapan keberangkatan jamaah haji Sulsel tahun 2026. Ia memberi sambutan pembekalan bagi calon pembimbing ibadah haji dan umrah di Makassar, yang menjadi bagian penting dari rangkaian kesiapan operasional.

Sebagai bagian dari tugas barunya, Ikbal menegaskan bahwa pelayanan haji dan umrah harus dibangun dengan landasan integritas dan keadilan.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi kehormatan untuk melayani tamu-tamu Allah dengan lebih luas,” ujarnya usai pelantikan.

Transformasi Birokrasi & Harapan Pelayanan Cepat-Adil

Penetapan Ikbal sebagai Kakanwil Sulsel juga menandai perubahan struktural dan birokrasi baru di lingkungan Kemenhaj, setelah pemisahan dari Kementerian Agama. Semua pejabat tingkat kabupaten/kota yang sebelumnya berada di bawah Kemenag kini resmi dialihkan ke struktur Kemenhaj.

Melalui kepemimpinan baru ini, diharapkan kualitas layanan, kejelasan prosedur, dan akuntabilitas penyelenggaraan ibadah meningkat — terutama menjelang musim haji dan umrah 2026 yang diprediksi berlangsung dengan kuota besar.

Catatan Publik & Perhatian Masyarakat

Pelantikan seorang birokrat berpengalaman sekaligus terseleksi ketat ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Namun publik juga berharap agar transformasi birokrasi ini dibarengi transparansi dalam pelaksanaan regulasi, perlindungan jemaah, dan distribusi kuota yang adil.

Dengan amanah baru tersebut, Ikbal memikul tugas besar: memastikan bahwa jamaah haji dan umrah dari Sulawesi Selatan memperoleh layanan cepat, mudah, dan penuh keadilan — serta membawa reputasi Kemenhaj Sulsel ke tingkat lebih tinggi. (*)

YouTube player